"Life but not live
Lost but the last
Fail but not fall"
Kita belajar banyak hal dari kegagalan.
Sampai pada satu titik kita bertanya
"untuk apa?"
Kemudian waktu menjawab segala bentuk tanya dengan cara yang bahkan sebelumnya tak pernah terbayangkan.
Dengan hal yang sebelumnya hanya sebatas "perasaan sesaat".
Waktu menjawab dengan cara paling sederhana yang rupanya butuh kelapangan hati untuk melihatnya.
Barangkali sebab itu,
api yang bergejolak disana belum sepenuhnya padam. Hati kita terlalu sempit untuk melihat begitu banyak hal baik.
Hati kita terlalu sempit untuk melihat banyaknya cinta. Bahkan hati kita terlalu sempit untuk sekedar menerima bahwa sejatinya kita memang bukan siapa-siapa.
Iya!!
Angkuh perlahan mendorong kita jatuh.
Mempersempit hati yang sebetulnya adalah ruang paling luas untuk bertumbuh.
Namun, satu hal yang juga bisa kita pahami adalah...
Kegagalan tidak untuk menjatuhkan.
-irba, 21 september 2025
Mari belajar lagii...
BalasHapus