“Aku mencintai caraku mencintai diriku. Karena meskipun gagal, Aku tetap ingin bertumbuh” Sadar nggak sih, ada masa-masa di mana kita terlalu sibuk menilai diri dari seberapa jauh kita tertinggal, dari seberapa banyak hal yang belum bisa kita lakukan, dan dari seberapa sempurna hasil yang belum bisa kita capai. Tapi, akhir-akhir ini, Nggak tau kenapa, aku mulai sadar bahwa "Mungkin selama ini kita terlalu fokus pada hasil, sampai-sampai kita lupa bahwa memeluk proses adalah bagian terpenting dari perjalanan kita" Mungkin saja, kita terlalu terburu-buru ingin merasa baik-baik saja. Kita ingin semua luka cepet sembuh, semua beban cepat hilang, malahan nggak jarang kita merasa kalau semua hal dalam hidup kita itu harus segera menemukan tempatnya. Padahal, tidak semua hal harus selesai sekarang juga. Ada hal yang memang benar-benar butuh waktu dan kita tidak perlu memaksakan diri kita untuk tenang, sebelum waktunya. Ada perjalanan yang bisa menjadi pelaj...
Halo, Aku Irba... Main Lebih Jauh lahir dari keinginanku untuk berhenti sejenak. Belajar menatap, merasakan, dan memahami setiap energi di sekitar kita. Di sini, aku menulis tentang perjalananku menuju ruang hening dalam diri dan dunia bising di luar sana. Tentang cinta yang tidak selalu romantis, tentang kehilangan yang mengajarkan arah, dan tentang bagaimana kita tumbuh, perlahan, tapi pasti. Karena kadang, untuk benar-benar mengenal diri, kita hanya perlu berani berMain Lebih Jauh.